Gaya Liburan Kekinian yang Paling Disukai Milenial dan Gen Z

Liburan kini bukan sekadar perjalanan, tetapi juga pengalaman yang bisa diabadikan, dibagikan, dan dijadikan momen berharga. Gaya liburan kekinian menjadi tren utama bagi Milenial dan Gen Z karena tidak hanya soal pergi ke tempat baru, namun juga tentang eksplorasi diri, estetika, dan konten sosial media. Selain itu, generasi ini cenderung mencari pengalaman yang berbeda, unik, dan memuaskan rasa ingin tahu mereka. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk merencanakan liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga estetik dan berkesan.

1. Staycation Estetik: Liburan Tetap Dekat Rumah

Pertama-tama, staycation adalah pilihan favorit karena praktis dan hemat waktu. Bahkan, bagi banyak Milenial dan Gen Z, staycation bisa menjadi solusi ideal untuk healing singkat di akhir pekan.

  • Spot populer: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali menawarkan hotel atau villa dengan interior estetik serta rooftop Instagramable.

  • Tips: Pilih penginapan dengan desain unik, pencahayaan natural, dan spot foto menarik. Selain itu, padukan outfit dengan tema hotel untuk hasil foto maksimal.

  • Alasan populer: Dengan staycation, liburan tetap berkesan tanpa repot perjalanan panjang, sehingga memungkinkan relaksasi maksimal.

2. Glamping: Kombinasi Alam dan Kenyamanan

Selain staycation, glamping menjadi tren karena memberikan pengalaman dekat alam tanpa kehilangan kenyamanan. Milenial dan Gen Z menyukai glamping karena bisa menikmati alam sambil tetap menggunakan fasilitas mewah.

  • Spot populer: Glamping Lakeside Rancabali (Bandung), Plataran Borobudur Resort (Yogyakarta), dan Banyu Mili Eco Glamping (Bali).

  • Daya tarik: Bisa menikmati sunrise atau sunset dengan nyaman, bahkan tetap bisa terhubung dengan dunia digital berkat Wi-Fi.

  • Tips: Jangan lupa membawa kamera dengan lensa wide untuk menangkap panorama, serta pakaian nyaman untuk trekking ringan.

3. Wisata Kuliner: Makan Sekaligus Eksplorasi

Tidak hanya sekadar jalan-jalan, wisata kuliner kini menjadi bagian penting dari Gaya Liburan Kekinian. Milenial dan Gen Z sering mencari makanan unik dan tempat makan estetik. Selain itu, mereka juga memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan pengalaman kuliner di media sosial.

  • Spot populer: Kafe rooftop di Bali, kawasan kuliner Malioboro (Yogyakarta), atau street food di Bandung.

  • Tips: Cek menu unik sebelum berkunjung, gunakan pencahayaan natural untuk foto, dan jangan ragu mencoba makanan lokal yang jarang dicoba.

  • Alasan populer: Liburan menjadi lebih berkesan karena tidak hanya menjelajah tempat baru, tetapi juga mencicipi kuliner lokal yang menarik.

4. Road Trip: Kebebasan Tanpa Batas

Selain wisata kuliner, road trip juga menjadi favorit karena memberi kebebasan menjelajah. Bahkan, road trip memungkinkan Milenial dan Gen Z untuk menemukan spot tersembunyi yang jarang dikunjungi wisatawan lain.

  • Destinasi populer: Bali–Lombok, Bandung–Garut, atau jalur Puncak–Bogor.

  • Tips: Rencanakan rute dengan matang, bawa playlist favorit, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Selain itu, siapkan powerbank dan camcorder untuk dokumentasi perjalanan.

  • Daya tarik: Road trip menghadirkan sensasi bebas, bertemu pemandangan baru, dan cerita seru sepanjang perjalanan.

5. Eco Tourism: Liburan yang Peduli Lingkungan

Di sisi lain, eco tourism semakin diminati karena Milenial dan Gen Z peduli terhadap lingkungan. Dengan demikian, mereka memilih destinasi yang mendukung pelestarian alam dan budaya lokal.

  • Spot populer: Taman Nasional Bali Barat, Hutan Mangrove Angke Kapuk, dan Desa Wisata Pentingsari (Yogyakarta).

  • Tips: Gunakan botol minum sendiri, hindari plastik sekali pakai, dan dukung UMKM lokal.

  • Alasan populer: Selain menenangkan pikiran, wisata ini memberikan kontribusi positif untuk lingkungan.

Baca Juga: 10 Aktivitas Morning Routine Saat Traveling Agar Liburan Lebih Produktif

6. Digital Nomad Trip: Liburan Sambil Bekerja

Selanjutnya, digital nomad trip menjadi populer karena memungkinkan Milenial dan Gen Z tetap produktif. Bahkan, mereka bisa menggabungkan liburan dengan pekerjaan tanpa kehilangan momen eksplorasi.

  • Spot populer: Bali, Yogyakarta, Bandung, dan Malang dengan coworking space serta kafe estetik.

  • Tips: Pilih destinasi dengan internet stabil, bawa laptop dan headset, serta atur jadwal eksplorasi agar tetap seimbang.

  • Kelebihan: Bisa tetap produktif sambil menikmati suasana baru, cocok bagi generasi mobile yang fleksibel.

7. Adventure Trip: Tantangan dan Adrenalin

Bagi sebagian Milenial dan Gen Z, liburan harus menantang. Oleh karena itu, adventure trip seperti hiking, rafting, atau paralayang menjadi pilihan populer.

  • Destinasi populer: Gunung Bromo, Kawah Ijen, Sungai Ayung Bali, atau Pulau Weh Aceh.

  • Tips: Persiapkan fisik dengan baik, ikuti instruksi guide, dan prioritaskan keselamatan.

  • Daya tarik: Memberikan pengalaman menantang, cerita seru, dan kepuasan tersendiri yang bisa dibagikan di media sosial.

8. Wisata Fotografi: Liburan Estetik untuk Konten

Selain adventure, banyak Milenial dan Gen Z merencanakan liburan untuk tujuan fotografi. Dengan demikian, setiap perjalanan bisa di abadikan secara estetik dan di jadikan konten menarik.

  • Spot populer: Tebing Keraton (Bandung), Bukit Campuhan (Bali), Taman Bunga Nusantara (Bogor).

  • Tips: Pilih waktu golden hour, bawa tripod, dan siapkan outfit senada dengan tema lokasi.

  • Alasan populer: Bisa menyalurkan hobi fotografi sekaligus mengumpulkan konten sosial media yang menarik.

9. Festival dan Event Lokal: Immersive Experience

Selain itu, festival atau event lokal memberikan pengalaman budaya yang berbeda. Milenial dan Gen Z senang merasakan atmosfer lokal, musik, kuliner, dan kegiatan unik yang jarang di temui sehari-hari.

  • Contoh: Bali Arts Festival, Jazz Gunung Bromo, Solo Batik Carnival.

  • Tips: Riset jadwal event, beli tiket lebih awal, dan jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen.

  • Kelebihan: Memberikan pengalaman baru sekaligus konten sosial media yang estetik.

10. Traveling Solo: Liburan untuk Menemukan Diri

Di sisi lain, traveling solo menjadi tren karena memberi fleksibilitas penuh. Milenial dan Gen Z yang melakukan solo traveling sering merasa lebih bebas dalam mengeksplorasi destinasi baru.

  • Destinasi populer: Ubud Bali, Yogyakarta, Malang, Dieng Plateau.

  • Tips: Pilih destinasi yang aman, bagikan lokasi dengan teman, dan buat itinerary fleksibel.

  • Daya tarik: Memberikan waktu refleksi diri, menambah kepercayaan diri, dan cerita unik untuk di bagikan.

11. Micro Adventure: Liburan Singkat tapi Berkesan

Selain liburan panjang, micro adventure juga semakin di minati. Dengan demikian, Milenial dan Gen Z tetap bisa refreshing walau waktu terbatas.

  • Spot populer: Hutan Pinus Mangunan, Tebing Keraton, Pantai Srau.

  • Tips: Pilih destinasi mudah dijangkau, siapkan perlengkapan minimal, dan manfaatkan waktu sebaik mungkin.

  • Daya tarik: Liburan tetap menyenangkan walau singkat, cocok untuk healing cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *